Mempercantik jiwa dengan doa...

Mempercantik jiwa dengan doa...

Setelah Jepang dihajar gempa super besar di tahun 2011, sehingga Jepang Timur nyaris rata, tidak sedikit tokoh terkemuka di sana, salah satunya pakar mikro biologi terkenal Prof. Kazuo Murakami, yang menyerukan: "Jepang yang berdoa". Ujungnya Jepang selamat. Di atap bumi Tibet pernah ada raksasa yang mau makan domba, tapi tidak bisa. Tatkala ditanyakan ke penduduk setempat, ada yang menjawab: "Raja kami setiap hari berdoa". Salah seorang cucu raja Jepang membuka rahasia, kapan saja bencana alam terjadi, di sana raja Jepang akan masuk ke ruang doa. Selama berbulan-bulan berdoa. Minta maaf secara sangat mendalam pada alam dan Tuhan. Terutama karena bencana alam adalah pantulan (masukan) bahwa hati kaisar penuh dengan noda.

Di putaran waktu ketika umat manusia tidak berdaya di depan virus corona, bahkan mengalami kepanikan luar biasa, bukan tidak mungkin bisa mengarah ke hal-hal super luar biasa, mari menyebarkan pesan: "Berdoa untuk keselamatan dunia". Kurangi mencari hal-hal yang salah, mari melakukan hal-hal yang indah. Kita orang biasa memang tidak punya pengaruh sebagaimana dimiliki para pemimpin, tapi secara bersama-sama kita memiliki kekuatan luar biasa bernama kekuatan doa. Berikut langkah-langkah doa agar kita bisa berbagi Cahaya.

1. Kurangi bertanya apa dan siapa yang salah, fokus pada melakukan hal-hal yang indah
2. Vibrasi hati ribuan kali lebih tinggi dari kepala, itu kesimpulan banyak peneliti energi
3. Untuk itu, berdoalah dari kedalaman hati, bukan berdoa menggunakan kepala
4. Bayangkan penderitaan di alam ini yang sedang sangat menyentuh hati
5. Jumlah korban virus corona tidak kecil, serta terus bertambah
6. Di banyak negara, orang-orang super panik. Bahkan kebutuhan sangat primer pun tidak bisa dipenuhi
7. Anak-anak yang biasanya bermain dan bernyanyi di luar, sekarang harus di dalam rumah
8. Jika ekonomi terus turun, bukan tidak mungkin akan terjadi kelaparan di masyarakat bawah
9. Bangkitkan kesadaran, Anda bukan pencari Cahaya, Anda adalah pembawa Cahaya
10. Dekatkan hati pada subyek doa masing-masing (Tuhan, Guru sejati, Cahaya di dalam diri)
11. Lantumkan doa Anda masing-masing, di agama masing-masing, dengan penuh cita rasa keindahan

Semoga semua mahluk berbahagia. Semoga bumi penuh dengan limpahan Cahaya. Semoga semua jiwa melangkah pulang ke rumah Cahaya.

Penulis: Guruji Gede Prama
Video persembahan keluarga Compassion

Comments

Popular posts from this blog

Jalan menuju keselamatan...